Pages

Katagori

Showing posts with label Melamine. Show all posts
Showing posts with label Melamine. Show all posts

GALERY, JANUARY, 2013

FOTO PROYEK 2013
BULAN JANUARI 2013 SAJA
KELUARAGA Bpk SUPRI
NGLARANGAN Rt.1/3, GENENG, GANTEN, KERJO -KARANGAYAR
jasa melamine pintu


 WATERPROOFING GENTENG DAN DAK TORN
Rumah Pak Imam : 
Sapen, Jaten Karanganyar
URUG TANAH/PADAS
GAUM RT.2/2 - TASIKMADU - KARANGANYAR






 PAGAR PANEL BETON
Bu Yeni
Jl Diponegoro, Solo Baru, Sukoharjo

URUG TANAH/PADAS
Bu Yeni
Jl Diponegoro, Solo Baru, Sukoharjo


Kelebihan dan Kekurangan Finishing Melamine

Kelebihan dan Kekurangan Finishing Melamine !!!

kelebihan dan kekurangan finishing melamine
Sebenarnya, ada banyak sekali jenis bahan finishing yang dapat digunakan untuk memfinishing furniture agar tampilannya lebih indah dan bersih, seperti politur, mowilex, duco, teak oil, melamine dll. Akan tetapi, dari sekian banyaknya jenis bahan finishing itu, melamine merupakan jenis finishing yang menggunakan teknologi terbaru alias lebih modern. Selain itu, melamine juga tergolong jenis bahan finishing yang cukup banyak digunakan oleh para industri permebelan untuk memfinishing produknya (furniture).

Anda tahu mengapa?

Alasannya sederhana. Sebab finishing berbahan melamine memiliki beberapa kelebihan yang tidak terdapat pada jenis bahan finishing lainnya. Kelebihan finishing melamine itu terletak pada hasil akhir (tampilan barang) yang didapat. Hasil akhir yang didapat pada furniture yang difinishing menggunakan bahan finishing melamine memang terbukti lebih bagus (jauh lebih halus) jika dibandingkan dengan ketika memakai jenis bahan finishing lainnya. Selain itu, keawetan warna pada furniture yang difinishing dengan menggunakan melamine juga terbukti lebih tahan lama (tidak cepat pudar).

Lalu, apakah finishing dengan menggunakan melamine ini tidak ada kekurangannya?

Tentu ada, sebab pada dasarnya segala sesuatu pasti tidak ada yang sempurna 100% alias ada kelebihan dan kekurangannya.

Kalau begitu, apa kekurangan atau kelemahan finishing melamine?

Kelemahan finishing melamine yang pertama adalah proses pengerjaannya yang tergolong cukup lama. Hal ini akan terasa jika dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan pada proses finishing menggunakan bahan lainnya seperti politur ataupun teak oil yang cukup dikuaskan saja.

Sedangkan kelemahan finishing melamine yang kedua adalah kurang tahannya jenis bahan finishing ini terhadap keretakan. Maksudnya, finishing melamine ini biasanya mudah retak terutama pada sambungan atau ketika furniture yang difinishing menggunakan melamine ini terkena hawa panas yang agak tinggi dalam ruangan. 

http://rimbakita.blogspot.com/2013/01/kelebihan-kekurangan-finishing-melamine.html

Macam Bahan Finishing Untuk Furniture

Macam Bahan Finishing Untuk Furniture

 Saat ini, setidaknya ada 4 jenis bahan finishing furniture yang dapat biasa digunakan oleh masyarakat untuk memperindah tampilan furniturenya. Keempat jenis bahan finishing tersebut adalah sebagai berikut:

1. Serlak: Mungkin sudah banyak yang tahu mengenai bahan finishing yang satu ini, sebab serlak memang sudah ada dan sudah banyak digunakan dari dulu hingga sekarang. Di pasaran, serlak ini ada banyak jenisnya, ada yang berupa bubuk, batangan dan ada juga yang berbentuk serpihan. Dalam dalam penggunaannya, serlak membutuhkan pelarut yang mengandung alkohol, biasanya yang sering dipakai adalah spirtus.

2. Mowilex: mowilex merupakan jenis bahan finishing furniture yang menggunakan sistem water base, Dikatakan water base sebab mowilex memang tidak membutuhkan cairan yang mengandung unsur kimia untuk melarutkannya, tapi cukup dengan menggunakan air bersih sebagai pelarut atau pengencernya. Sebenarnya tidak hanya mowilex yang menggunakan sistem water base ini. Di pasaran saat ini telah muncul banyak produk baru yang juga menggunakan sistem water base. Penggunaan jenis bahan finishing ini lebih ramah lingkungan, oleh sebab itu, bahan finishing yang menggunakan sistem water base ini lebih disukai oleh masyarakat (konsumen) Eropa walaupun tingkat kehalusannya kurang maksimal.

bahan finishing furniture
gambar dari http://r4inh34rt.files.wordpress.com

3. Duco: Duco adalah cat. Penggunaannya cocok untuk jenis furniture yang tidak membutuhkan tampilan serat pada hasil finishingnya seperti furniture yang terbuat dari kayu olahan (triplek atau multiplek) atau furniture yang bukan terbuat dari jenis kayu mewah. Sebab sebagaimana cat pada umumnya, jenis bahan duco ini juga akan menutupi seluruh warna pada permukaan kayu ketika digunakan.

4. Melamine: Melamine merupakan bahan finishing generasi terbaru. Bahan ini mampu menjadikan permukaan furniture menjadi jauh lebih halus dan lebih terlihat elegan dari pada menggunakan jenis bahan lainnya. Jenis bahan ini sangat cocok digunakan pada jenis furniture mewah dan membutuhkan tampak serat asli. Tapi dalam prakteknya, bahan ini juga memiliki sisi kelemahan


sumer :http://rimbakita.blogspot.com/2013/01/bahan-finishing-mebel.html